Sabtu, 03 Januari 2015

Install Notepad ++ dan Netbeans IDE beserta contoh program sederhana



Langkah-langkah menginstall Notepad ++ 6.7
1.       Buka aplikasi notepad ++ yang sudah di download
2.       Akan muncul tampilan bahasa, pilih bahasa English, klik OK

 
3.       Muncul tampilan panduan instalasi, klik Next





4.       Kemudian akan menampilkan layar persetujuan lisensi, klik I Agree





5.       Muncul layar penyimpanan file, disini kita akan menentukan file aplikasi itu akan disimpan dimana, lalu klik Next

6.       Tampilan fitur apa saja yang akan ikut kita install, klik Next

7.       Masih tampilan fitur yang akan kita install, klik install


8.       Lalu akan muncul layar installing seperti berikut

9.       Bila sudah selesai akan muncul tampilan seperti berikut, klik Finish

10.   Tampilan Notepad++ 6.7

Langkah-Langkah Menginstall Netbeans

1.       Buka file yang sudah di download
 2.       Tampilan awal proses instalasi, klik next

3.       License Agreement, klik I accept the terms in these agreement , klik next

 4.       Klik Accept JUnit license agreement pada checkbox, klik next


5.       Tentukan lokasi penginstallan Netbeans dan JDK, klik next
 

6.       Klik install untuk memulai installasi
 

 7.       Proses installasi sedang berlangsung


8.       Setup complete, klik finish
 

 9.       Netbeans sudah terinstall pada laptop/pc.


                    



Program JAVA Sederhana
Disini saya akan membuat program java yang sangat sederhana dan bisa dibilang dasar, yaitu membuat kode program untuk FRAME YANG TIDAK BISA DICLOSE. Saya menggunakan notepad ++ untuk menulis kode programnya dan dicompile serta run dari command prompt.
Ketikkan kode program seperti dibawah ini :


Compile dari command prompt :


Run dari command prompt :

Jumat, 02 Januari 2015

Stream Input / Output dalam Java

  • Pengenalan Stream IO

     Sistem IO di Java adalah bagian dari library Java yang bertugas menangani input dan output dalam sebuah program Java. Input dan output ini bentuknya bisa bermacam-macam, di antaranya:


  1. Menangani input dan output dari dan ke standar output
  2. Menangani operasi file (membaca atau menulis file)
  3. Memproses data yang masuk melalui soket, dll

     Arsitektur library IO di Java dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan dilakukannya ekstensi terhadap library yang sudah ada. Akan tetapi, rancangan tersebut membuat banyak orang yang baru belajar Java menjadi agak sulit untuk memahami sistem IO ini. Di post ini saya akan mencoba menjelaskan dasar dari sistem IO ini.

     Pada dasarnya, membaca atau menulis IO itu adalah melakukan operasi pembacaan dan penulisan array of byte. Untuk urusan input, kelas dasar yang digunakan adalah java.io.InputStream, sementara untuk urusan output yang digunakan adalah kelas java.io.OutputStream. Kedua kelas tersebut merupakan kelas abstrak yang akan menjadi kelas dasar dalam IO di Java. Kelas-kelas yang mengimplementasikan InputStream antara lain AudioInputStream untuk membaca file dalam format audio, ByteArrayInputStream untuk membaca input dalam format byte array.

     Walaupun sebenarnya operasi IO adalah operasi pembacaan dan penulisan array of byte, akan tetapi seringkali kita butuh untuk membaca dan menulis dalam format teks. Untuk lebih memudahkan dalam melakukan hal tersebut, Java menyediakan kelas abstrak Reader untuk melakukan operasi pembacaan stream dalam format teks dan kelas abstrak Writer untuk melakukan penulisan dalam format teks. Kelas-kelas yang mengimplementasikan kelas Reader antaranya InputStreamReader, BufferedReader, dan FileReader.

  • Konsep Dasar

Stream IO
Semua data di Java dibaca dan ditulis dengan menggunakan stream. Stream adalah representasi abstrak dari aliran data yang berjalan dari sumber (input stream) ke tujuan (output stream).
Contoh:

  1. Membaca dan menulis file di dan ke harddisk
  2. Membaca dan menulis teks ke console.
  3. Membaca dan menulis melalui network

I/O Streams
Untuk membaca, program membuka stream pada sumber ( file, memory, socket) dan membaca informasi secara sekuensial. Untuk menulis, program mengirim informasi ke tujuan dengan cara membuka stream tujuan, selanjutnya menulis informasi secara sekuensial.
Cara menggunakan stream
Prosedur penggunaan byte stream dan character stream sama
Input stream

  1. Membuat objek yg berasosiasi dengan data source Contoh : FileInputStream
  2. Membaca informasi dari stream dengan menggunakan method objek tersebut Contoh: read()
  3. Bila selesai, panggil method close.

Output Stream

  1. Membuat objek yg berasosiasi dg data destination. Contoh : BufferedWriter
  2. Menulis informasi ke stream tujuan dg menggunakan method objek tersebut. Contoh: write() 
  3. Bila selesai, panggil method close.

InputStream and OutputStream Classes
Level tertinggi pada hirarki package java.io adalah dua abstract class: InputStream dan OutputStream. Keduanya langsung dibuat dengan meng- extend class Object. Class InputStream dan OutputStream mempunyai beberapa method dasar untuk membaca dan menulis bytes.
InputStream dan OutputStream
InputStream dan OutputStream adalah abstract class untuk stream I/O, yaitu untuk membaca dan menulis data dari dan ke file. Untuk membaca digunakan class yang mengimplementasikan InputStream, contoh : FileInputStream. Untuk menulis digunakan class yang mengimplementasikan OutputStream, contoh : FileOutputStream.

Hirarki Class InputStream dan OutputStream

InputStream


  • FileInputStream 
  • ByteArrayInputStream 
  • FilterInputStream 
  • DataInputStream 
  • BufferedInputStream 
  • PushbackInputStream 
  • ObjectInputStream 
  • PipedInputStream 
  • SequenceInputStream

 OutputStream

  • FileOutputStream 
  • ByteArrayOutputStream 
  • FilterOutputStream
  • DataOutputStream
  • BufferedOutputStream
  • PrintStream
  • ObjectOutputStream
  • PipedOutputStream

Tipe Data Dalam JAVA

Java mempunyai 11 macam tipe data yang terdiri atas tipe data sederhana dan referensi / komposit. Tipe sederhana meliputi byte, short, int, long, char, float, double dan boolean yang terbagi menjadi 3 tipe. Sedangkan tipe data referensi meliputi class,array dan interface.



A. Tipe Data Sederhana

  1. Integer (Bilangan Bulat)
  2. Tipe data yang masuk menjadi bagian ini adalah byte, short, int dan long. Semua tipe data ini bersifat       Signed, yaitu bisa mempresentasikan nilai positif dan negatif. Tidak seperti tipe data lainnya, Java tidak mendukung tipe data unsigned yang hanya bisa mempresentasikan nilai postif. Untuk jelasnya akan dijelaskan oleh tabel dan penjelasan di bawah ini :

Tipe Data
Ukuran (bit)
Range
Byte
8
-128 s.d. 127
Short
16
-32768 s.d. 32767
Int
32
-2147483648 s.d. 2147483647
Long
64
-9223372036854775808  s.d. 9223372036854775807

·     Byte
Type byte umumnya digunakan pada saat kita bekerja dengan sebuah data stream dari suatu file maupun jaringan, yaitu untuk kepeluan proses membaca/menulis. Selain itu, tipe ini juga digunakan saat bekerja dengan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe-tipe lain yang didefiniskan di dalam Java. Contoh :

class ContohByte {public static void main(String [] args){byte a;a=127;System.out.println(a);}}


·     Short
Pada umumnya diaplikasikan pada komputer-komputer 16-bit, yang saat ini semakin jarang keberadaanya. Contoh :

class ContohShort {public static void main(String[]args){short umurWafiy;short umurAdit;short selisih;umurWafiy=23;umurAdit=13;selisih=umurWafiy-umurAdit;System.out.println(“Selisih umur mereka adalah “ + selisih + ” tahun”);


·     Int
Tipe ini merupakantipe yang paling banyak dipakai dalam merepresentasikan angka dalam Java, dikarenakan dianggap paling efisien dibandingkan dengan tipe-tipe integer lainnya. Tipe Int banyak digunakan untuk indeks dalam struktur pengulangan maupun dalam konstruksi sebuah array.Selain itu, secara teori setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, int, long) semuanya akan dipromosikan ke int terlebih dahulu sebelum dilakukan proses perhitungan. Contoh :
class HitungGaji{public static void main(String[]args){int gaji;int lamaKerja;int besarGajigaji=5000000;lamaKerja=4;besarGaji=gaji*lamaKerja;System.out.println(besarGaji);}}
·     Long
Tipe ini digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int. Contoh:
public class MassaPlanet{public static void main (String[]args){long volum=1864824217374668;long massaJenis=77886;long massa=volum*massaJenis;System.out.println(massa);}}
2.   Floating-Point (Bilangan Pecahan)
Tipe floating-point digunakan untuk merepresentasikan nilai-nilai yang mengandung pecahan atau angka decimal di belakang koma, seperti 3.1416,5.25, dan sebagainya. Bilangan semacam ini disebut sebagai bilangan riil. Dalam Java tipe ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu float, dan double. Untuk jelasnya akan dijelaskan oleh tabel dan penjelasan di bawah ini :
Tipe
Ukuran
Range
Presisi (jumlah digit)
bytes
bit
float
4
32
+/- 3.4 x 1038
6-7
double
8
64
+/- 1.8 x 10308
15
·     Float
Tipe ini digunakan untuk menandakan nilai–nilai yang mengandung presisi atau ketelitan tunggal (single-precision) yang menggunakan ruang penyimpanan 32-bit. Presisi tunggal biasanya lebih cepat untuk processor-processor tertentu dan memakan ruang penyimpanan setengah kali lebih sedikit dibandingkan presisi ganda (double precision). Permasalahan yang timbul dari pemakaian tipe float untuk nilai-nilai yang terlalu kecil atau justru terlalu besar, karena nilai yang dihasilkan akan menjadi tidak akurat. Contoh penggunaan variabel :
float suhu;

·     Double
Tipe ini mengandung tingkat ketelitian ganda atau presisi ganda (double precision) dan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit untuk menyimpan nilai. Tipe double tentu lebih cepat untuk melakukan perhitungan-perhitungan matematis daripad tipe float. Untuk perhitungan yang bersifat bilangan riil dan menghasilkan hasil yang lebih akurat, maka lebih baik menggunakan tipe double. Contoh :
class KelilingLingkaran {public static void main (String[] args) {double pi = 3.1416;double r = 2.12;double keliling;keliling = 2*pi*r;System.out.println(“Keliling Lingkaran = ”+ keliling);}}
3.   Char
Tipe data char merupakan tipe untuk menyatakan sebuah karakter.  Java menggunakan karakter Unicode untuk merepresentasikan semua karakter yang ada . Unicode ialah sekumpulan  karakter yang terdapat pada semua bahasa, seperti bahasa Latin, Arab, Yunani dan lain-lainnya. Karena bahasa Java dirancang untuk dapat diterapkan di berbagai macam platform, maka Java menggunakan karakter Unicode yang membutuhkan ukuran 16-bit. Untuk karakter-karakter yang tidak dapat diketikkan secara langsung melalui keyboard, java menyediakan beberapa escape sequence (pasangan karakter yang dianggap sebagai karakter tunggal). Escape sequence tidak dianggap sebagai String, melainkan tetap sebagai tipe karakter khusus. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa contoh tentang escape sequence.
Escape Sequence
Keterangan
\ddd
Karakter octal (ddd)
\uxxxx
Karakter Unicode heksadecimal (xxxx)
\’
Petik tunggal
\’’
Petik ganda
\\
Backslash
\r
Carriage return
\n
Baris baru (line feed)
\f
Form feed
\t
Tab
\b
Backspace

Contoh :
class ContohKarakter {public static void main (String[] args) {char ch = 65;// 65 merupakan kode untuk karakter A;System.out.println(“ch1=”+ch);ch++;   //increment(penaikan nilai sebesar 1)System.out.println(“ch2 = ”+ ch);}}
4.   Boolean
Tipe boolean adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah). Tipe ini ditandai dengan kata kunci Boolean. Dalam bahasa Java, nilai benar dipresentasikan dengan kata kunci true dan nilai salah dengan kata kunci false. Contoh :

class ContohBolean {public static void main (String[] args) {boolean a = true;if (a) {System.out.println(“Perintah dilaksanakan ”);}//negasi dari aIf (!a) {System.out.println(“Perintah tidak dilaksanakan ”);}}}

B. Tipe Data Referensi
1.    Class
Kelas dapat didefiniskan sebagai cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain kelas adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek.
Dalam dunia permrograman, sebenarnya kelas tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan kelas digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference).
Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, kelas adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah kelas. 
Contoh :
public Class Mahasiswa{public String nama;public int nrp;Mahasiswa(String a, int b){nama =a;nrp= b;}public void cetak (){System.out.println(“Nama : “+nama+” nrp : “+nrp);}}
Setelah kita membuat sebuah kelas, untuk menggunakannya maka kita harus membuat sebuah instance dari kelas tersebut. Berikut cara membuat objek dari kelas :
class Demo {public static void main(String[]args){Mahasiswa mhs;mhs = new Mahasiswa(“Rezki”,5211100048)}}
2.   Array
Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.
Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

3.   Interface 
Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik,  yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.