Decision and Looping
Konstruksi Pengambilan Keputusan
Konstruksi IF
Konstruksi if merupakan
bentuk konstruksi pengambilan keputusan dengan 2 kemungkinan keputusan.
Kemungkinankemungkinan keputusan itu akan dipilih berdasarkan suatu kondisi
yang diperiksa. Kondisi tersebut merupakan suatu ekspresi boolean / boolean expression.
Sintaks dasarnya:
if ( boolean_expression ){
code block;
}
Contoh:
public class HasilUjian{
public static void main(String[] args){
int nilai1 = 8;
int nilai2 = 7;
int nilai3 = 5;
float rata_rata = (float)(nilai1 + nilai2 + nilai3)/3;
if(rata_rata<5 span="">5>
System.out.println(“Tidak Lulus”);
}
System.out.println(“Nilai Rata-rata = ”+rata_rata);
}
}
4
Output :
Konstruksi if..else..
Konstruksi if / else
digunakan sebagai konstruksi pengambilan keputusan yang memiliki beberapa kemungkinan
keputusan. Sintak dasarnya adalah seperti berikut :
if ( boolean_expression_1 ){
code block 1;
} else
if ( boolean_expression_2 ){
code block 2;
}
.
.
.
else{
code block n;
}
5
Konstruksi Switch
Konstruksi switch adalah konstruksi pengambilan keputusan yang
mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan nilai dari variabel yang dievaluasi.
Bentuk umum syntax konstruksi switch adalah
sebagai berikut:
switch( variabel ) {
case nilai_literal_1 :
code_block_1;
break;
case nilai_literal_2 :
code_block_2;
break;
.
.
default:
code_block_default;
break;
}
8
Keterangan:
• switch adalah kata kunci yang
mengindikasikan dimulainya konstruksi switch;
• variabel
adalah
variabel yang nilainya akan dievaluasi. variabel hanya
dapat bertipe-data char, byte, short, atau int;
• case adalah kata kunci yang
mengindikasikan sebuah nilai yang diuji. Kombinasi kata kunci case dan nilai_literal disebut case label;
• nilai_literal_k
adalah
nilai yang mungkin akan menjadi nilai variabel. nilai_literal_k tidak dapat berupa
variabel, ekspresi, atau method, tetapi dapat merupakan konstanta. k =
{default, 1,2,...,n };
• break adalah pernyataan yang
sifatnya opsional, yang mengakibatkan aliran program keluar dari blok switch.
Jika setelah code_block_k tidak terdapat pernyataan
break, maka aliran program akan
masuk ke case berikutnya. k = {default, 1,2,3,...,n};
• default adalah kata kunci yang
mengindikasikan code_block_default akan dieksekusi jika semua
case yang diuji tidak sesuai dengan nilai variabel .
9
Contoh:
public class HasilUjian{
public static void main(String[] args){
int nilai1 = 8;
int nilai2 = 7;
int nilai3 = 5;
float rata_rata = (float)(nilai1 + nilai2 + nilai3)/3;
switch((int)rata_rata){
case 0 :
case 1 :
case 2 :
case 3 :
case 4 :
System.out.println(“Tidak Lulus”);
break;
case 5 :
System.out.println(“Ikut ujian perbaikan”);
break;
default :
System.out.println(“Lulus”);
break;
}
System.out.println(“Nilai Rata-rata = ” + rata_rata);
}
}
10
Output :
Konsep Perulangan
• Sebuah proses di dalam program yang akan mengulang satu atau
beberapa statement terus-menerus hingga sampai pada kondisi berhenti.
Bentuk Perulangan di Java
for
while
do-while
Pengulangan for
• Umumnya digunakan pada pengulangan yang jumlah iterasinya
sudah pasti atau sudah diketahui sebelumnya.
• Formula :
for
(inisialisasi; kondisi; iterasi) {
//statement
yang akan diulang
}\
Contoh “for”
Program
untuk menuliskan teks “Java Programming”
csleabsasn yDaekm1o0F okra1li. {
public static void main (String[] args) {
for (int i=0; i<10 i="" span="">10>
System.out.println("Java");
}
}
}
class DemoFor1 {
public static void main (String[] args) {
for (int i=10; i>0; i--) {
System.out.println("Java");
}
}
}
Percabangan
: while
• Formula :
inisialisasi
while
(kondisi) {
//statement yang diulang
iterasi
}
Contoh “while”
import java.util.Scanner;
public class DemoWhile1 {
public static void main(String[] args) {
Scanner
input = new Scanner(System.in);
int bil, jumlah=0;
while (jumlah<=100){
System.out.print("Masukkan angka : ");
bil =
input.nextInt();
jumlah =
jumlah+bil;
}
System.out.println("Selesai. Total masukan user = "+jumlah);
}
}
Perulangan “do-while”
• Formula:
inisialisasi
do
{
//statement yang akan diulang
…
iterasi
} while (kondisi);
Contoh
class
ContohDoWhile {
public
static void main (String [] args)
{
int
i = 6;
do
{
System.out.println(“Java”);
i++;
}
while (i<5 span="">5>
}
}
Perulangan
Bersarang (1)
• “for bersarang”
public class NestedFor {
public static void main(String[] args) {
int i,j;
for (i=1;i<=5;i++){
for (j=1;j<=i;j++){
System.out.print(i+"
");
}
System.out.println();
}
}
}
Perulangan
Bersarang (2)
• “while bersarang”
public class NestedWhile {
public static void main(String[] args) {
int i=1,j=1;
while (i<=5){
while (j<=i){
System.out.print(i+"
");
j++;
}
System.out.println();
i++;
}
}
}
Perulangan
Bersarang (3)
• “do-while bersarang”
public class NestedDoWhile {
public static void main(String[] args) {
int i=1,j=1;
do {
do {
System.out.print(i+"
");
j++;
} while (j<=i);
System.out.println();
i++;
} while (i<=5);
}
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar